Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan Taubat Nasuha, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, pada hari Allah tidak akan menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama-sama dengannya; cahaya (iman dan amal soleh) mereka, bergerak cepat di hadapan mereka dan di sebelah kanan mereka (semasa mereka berjalan); mereka berkata (ketika orang-orang munafik meraba-raba dalam gelap-gelita): Wahai Tuhan kami! Sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan limpahkanlah keampunan kepada kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. (SURAH AT TAHRIIM - AYAT 8)

Tuesday, 26 July 2011


"TAUBAT NASUHA"
Berhijrah dari Alam Dosa ke Alam Maghfirah.

(SURAH AN NAHL AYAT 125)

“Serulah ke jalan Tuhanmu (wahai Muhammad) dengan hikmat kebijaksanaan dan nasihat pengajaran yang baik, dan berbahaslah dengan mereka (yang engkau serukan itu) dengan cara yang lebih baik; sesungguhnya Tuhanmu Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang yang sesat dari jalanNya, dan Dia lah jua yang lebih mengetahui akan orang-orang yang mendapat hidayah petunjuk.”
Sesungguhnya kita ini manusia yang senantiasa didalam keadaan terdedah kepada dosa dan maksiat.

Sejak dari zaman Nabi Allah, Adam Alaihis Salam, manusia terbukti mudah melakukan dosa kerana kita diberikan nafsu sebagai percubaan keatas diri kita namun Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga mengurniakan akal fikiran untuk menjadi pertimbangan kita.

Siapa dia manusia yang tidak pernah melakukan dosa?
Bertaubatnya seseorang dan istiqomahnya ia di jalan Allah hingga akhir hayatnya sehingga ia disebut As-Sabiq Bil Khairat yang artinya mampu merubah perilaku buruk dengan kebaikan. Inilah taubat yang sebenarnya/Taubat Nashuha yang InsyaAllah akan mendapat ridha Allah dalam kehidupannya baik di dunia maupun di akhirat.
Orang yang bertaubat dari dosa besar, tetapi dalam perjalanan taubatnya selalu mendapat ujian hingga tidak sengaja ia terjatuh dalam dosa tetapi hatinya senantiasa sedih dan menyesal sehingga ia berusaha memperbarui tindakannya dengan memperbaiki niatnya

Ya Ghofur Ya Bashir..
Engkau Maha Melihat segala perbuatan kami yang tampak dan tersembunyi
Engkau juga mengetahui segala dosa dan taubat yang kami lakukan
Kepada siapa lagi kami memohon ampun jika bukan Engkau yang Mengampuni kami?
Mudahkanlah jalan taubat kami Ya Allah,Ya Fatah..Ya Rozak.. ya Latif.. Ya Allah…
Aminnn.